NOVEL HARI INI, ESOK DAN SETERUSNYA

Sabtu, 18 Maret 2017

NOVEL HINGGA UJUNG WAKTU

Satu tahun kemudian usai study nya diluar negri hani telah memiliki satu anak, dia cantik sama seperti hani. dibalik kesenangan nya hani mendapatkan kabar bahwa nadia resmi menjadi sebuah designer ternama dijakarta. selain itu nadia juga akan dilamar oleh rheno untuk melanjutkan ke jenjang kehidupan yang lebih serius lagi. setelah itu mereka bahagia menjadi pasangan hidup untuk berumah tangga. sedangkan nadia yang dikabarkan telah jadian dengan seorang cowok di universitas ITB bandung. dia juga tidak lama lagi akan dilamar sama pacarnya itu. nadia berharap mereka menjadi keluarga yang sakinah,mawadah,warrahmah.

*****
       Hari kebahagiaan bagi  nadia telah tiba, dia terlihat cantik dengan gaun putih yang dihiasi berlian. Wajahnya tampak berseri menyambut kedatangan hari ini. Karena dia bahagia bisa jadi pasangan hidup nya rheno. Sekarang aku bukan lagi anak sekolah yang dulu dimanja oleh orang tua, karena sekarang aku telah jadi seorang istri. Hani merasa kagum akan ketegaran nadia sampai sejauh ini. Dengan memberikan sedikit nasihat untuk bersabar melewati rintangan jenjang kehidupan.
hani datang bersama dengan anak pertama nya yang bernama alvin, usianya telah satu tahun genap setelah pernikahan nya. Hingga akhir acara mereka mengabadikan moment itu dalam sebuah foto.
       Hani telah kembali ke singapore untuk melanjutkan kuliahnya. Karena enam bulan lagi hani sampai di smester akhir, ia harus siap menyusun tugas nya hingga sidang skripsi nanti. Ditengah kesibukan kuliahnya hani juga disibukan mengurus keluarganya. Karena ia harus menyiapkan sarapan untuk suami, menjaga anak disaat suami bekerja.
namun berbeda dengan kehidupan nadia yang baru saja resmi menjadi seorang ibu rumah tangga. Diawal kehidupan nadia usai pernikahan nya masih terlihat romantis seperti di masa mereka berpacaran. Rheno masih sibuk dengan pekerjaan kantornya yang setiap harinya harus di selesaikan. Pergi pagi hingga pulang larut malam itu sudah jadi tugas rheno dalam memimpin keluarga. Karena sekarang dia telah memiliki kewajiban untuk menafkahi seorang istri. Sedangkan nadia masih sibuk menciptakan design pakaian yang dirancangnya sebelum hari  pameran karya nya. Masih tersisa lima design lagi untuk melengkapi episode karyanya. Pukul sebelas malam rheno pulang dari kantornya, dengan penuh kasih sayang menyambut kepulangan suaminya dari kantor dan mereka makan malam bersama. Karena hari ini nadia telah memasak makanan kesukaan rheno, usai makan malam mereka pun beristirahat.
      Pada pagi hari yang cerah nadia bangun lebih awal, sedangkan rheno masih tertidur pulas. Nadia mencoba membangunkan rheno, lima menit kemudian rheno bangun dan bergegas mengambil air wudhu untuk sholat berjamaah bersama. Setelah itu rheno bergegas untuk mandi, sedangkan hani menuju ke dapur untuk menyiapkan sarapan. “ hummm... enak banget, kamu masak apa sih sayang” ujar rheno sambil mengeringkan rambutnya. Aku masak nasi goreng seafood nih, kamu pasti suka “ singkat nadia. Setelah mengenakan pakaian nya rheno menuju ruang makan karena tidak sabar ingin mencicipi masakan istrinya. “ enak banget kok bisa sama kaya masakan mama aku” tanya rheno kepada nadia. Nadia mengabaikan pertanyaan rheno “ udah makan dulu, nanti kamu telat ke kantor lho” ujar nadia sambil mengusap kepala rheno. Pukul tujuh pagi mereka selesai sarapan pagi, rheno telah siap untuk berangkat ke kantor. “sebelum kamu ke kantor, jangan lupa baca doa dan jaga hati kamu” ujar nadia sambil mengecup kening rheno. “iya sayang aku pasti gak akan lupa itu, karena aku udah punya bidadari dirumah” jawab rheno sambil merayu. Nadia hanya tersenyum menatap ke arah rheno sambil merapihkan penampilan rheno dengan raut wajah nya yang  memerah.


Setengah perjalanan rheno sampai dikantornya dan semua karyawan
menyapanya dengan senyuman. Sampai di ruangan kantornya tugas nya telah menumpuk, karena banyaknya map yang harus di tanda tangani olehnya. Rheno membaca doa dan membuka satu – persatu map yang harus di tanda tangani. Sedangkan nadia lebih memilih untuk istirahat sambil menonton tv setelah merapihkan rumah nya.
tiba – tiba ada suara ketukan pintu dan memberi salam, ketika dibukan kan pintu ternyata itu adriana yang datang untuk bertamu.
dengan penuh kehormatan menerima tamu nadia mempersilahkan nya untuk masuk. Adriana memeluk erat tubuh nadia karena dia senang mendengar kabar bahwa nadia telah menikah dengan rheno. Sambil tersipu malu dan berterimakasih nadia meminta untuk ke dapur sebentar membuatkan nya minum. Setelah itu mereka melanjutkan perbincanganya, ditengah perbincangan mereka, nadia merasa ada yang berbeda dengan penampilan adriana yang sekarang mulai memakai jilbab. Dia terlihat lebih cantik dan agak lembut dalam tutur bahasa nya. Nadia merasa senang akan perubahan nya, karena teman nya telah menjadi lebih baik .  ditengah perbincangan mereka yang serius adriana memberikan kado sebagai hadiah pernikahan mereka sekalian berpamitan. Nadia pun mengantarkan nya ke teras rumah, dan ternyata adriana diantar dengan suaminya. Adriana menaiki mobilnya dan meninggalkan rumah nadia.
         Pukul dua belas siang nadia selesai sholat dzuhur dan makan siang. Setelah itu nadia menelfon rheno untuk mengingatkan agar tidak lupa sholat dzuhur dan makan siang. Rheno menjawab nya dengan senang karena telah di ingatkan, “ aku sayang kamu “ ujar rheno diakhir perbincangan nya di telfon. Setelah istirahat makan siang dan sholat rheno kembali ke ruangan nya untuk melanjutkan tugasnya. Telfon diruangan nya berdering dan mengabarkan bahwa ada tamu yang ingin bertemu dengannya. Setelah bertemu dengan tamu nya yang mengajukan untuk bekerja sama dengan perusahaan nya dan diakhir perjanjian tamu itu memberikan kartu nama nya. setelah di lihat kartu nama itu pria itu bernama gunawan dwi cahyono direktur utama dari salah satu perusahaan di singapore. Rheno melanjutkan tugasnya yang hampir selesai. Hingga pada pukul tiga sore tugas itu selesai dan rheno turun menuju mushola untuk sholat ashar. Karena rheno orang yang terpandang di kantor itu, dia menjadi imam sholat. Selesai sholat rheno bergegas untuk kembali ke ruangan nya dan menelfon nadia untuk mengingatkan agar tidak lupa sholat lima waktunya. Karena tugasnya telah selesai rheno keluar ruangan untuk memeriksa pekerjaan karyawan nya . tiba-tiba terlihat dari kejauhan seorang cowok dengan jas hitam datang menghampiri rheno. Setelah bertemu ternyata itu  bang alfian yang datang dan menyapanya. “ heis bapak alfian ganteng, kok tau kantor gue disini” ujar rheno sambil menyindir. Taulah, lo kan anaknya bapak wirawan seorang pemilik perusahaan besar di jakarta” jawab alfian sambil memuji. Karena rheno mendapat tamu spesial sore ini, dengan hormat  mempersilahkan alfian untuk masuk keruangannya. Mereka pun berbincang panjang soal kehidupan nya masing-masing. Dan dikabarkan sekarang alfian bukan lagi additional drummer nya payung teduh. Rheno terkejut sambil menatap tajam kearah alfian” kenapa bang kok bisa? “ ujar rheno. “ iya, bisalah gue mundur dari drummer tapi sekarang gue adalah manager nya” ujar alfian sambil tersenyum. “wah,, selamat ya bang gak nyangka lo sekarang manager nya” ujar rheno berjabat tangan kepada alfian. Maksud tujuan gue kesini mau minta sama lo buat sponsorin band gue gimana” pinta alfian. “siap pak alfian, dengan senang hati “ sindir rheno. Alfian berterimakasih kepada rheno dan memutuskan untuk pamit karena masih harus mengatur jadwal show band nya itu. “oiya lain kali abang aja , jangan panggil gue bapak emang gue bapak lo “ sindir alfian kepada rheno. Rheno hanya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya. Alfian pun meninggalkan ruangan rheno.
       Hari semakin malam nadia rindu kepada rheno karena belum kunjung pulang. Nadia sms kepada rheno untuk menanyakan tentang keadaanya. Rheno membalas nya dan mengabarkan bahwa dia sedang dalam perjalanan pulang. Ditengah perjalanan rheno melihat seorang perempuan menjual cake brownies di tepi jalan. Rheno menepi kejalan itu, dan turun untuk membeli kue itu. karena rheno merasa kasihan kepada perempuan itu, rheno memborong semua dagangan nya dan memberikan kartu nama nya bermaksud untuk mengajak ny bekerja di perusahaan nya. Pukul sembilan malam rheno telah sampai dirumah dan seperti biasa nadia sedang menunggu kepulangan rheno di ruangan tamu. Nadia terkejut melihat rheno membawa makanan kesukaan nya begitu banyak. Nadia berterimakasih karena sudah di beliin cake brownies untuknya. Setelah itu mereka makan bersama, dan nadia menanyakan soal kue yang dibawanya. “ iya tadi aku pulang kerja, ada cewek jualan itu karena aku kasihan dagannya belum habis aku borong aja deh” jawab rheno. “oh gitu, kamu baik banget sih, aku jadi tambah sayang sama kamu” ujar nadia sambil memeluk rheno. “ udah jangan lama-lama peluknya aku belum mandi tau” candaan rheno. “pantesan nih ada wangi-wangi apa gitu, yaudah mandi dulu sana” jawab nadia sambil menyindir rheno. Usai perbincangan itu mereka pun istirahat.
       Hingga esok paginya, mereka melakukan sholat subuh berjamaah. Dan mereka menuju keruangan keluarga untuk menonton tv. Karena rheno sedang tidak ada tugas yang harus dikerjakan, hanya ada meeting nanti siang. Mereka bercanda tawa sambil menonton tv, hingga pada pukul 11 siang mereka selesai menonton tv. Rheno menuju kamar mandi untuk bersiap karena akan ada meeting siang ini, sedangkan nadia menyiapkan makan siang dan mereka makan siang bersama. Pada pukul duabelas siang mereka sholat dzuhur berjamaah dirumah, setelah itu rheno berpamitan untuk berangkat meeting. “kamu jangan lupa makan ya nanti dan lima waktunya” pinta rheno. Iya sayang, kamu hati –hati dijalan” singkat nadia. Rheno berangkat menuju ke tempat meeting, sedangkan nadia memilih untuk tidur siang.

      Pukul satu siang rheno selesai meeting dan bergegas pulang. Karena besok hari sabtu rheno mengajak nadia pergi nonton. Sampai dirumah rheno ingin memberi kabar gembira kepada nadia, tetapi nadia masih tertidur pulas dikamar. Rheno merasa kasihan berfikiran mungkin dia kelelahan dan tidak jadi membangunkannya. Hingga pada pukul tiga sore rheno membangunkan nadia untuk sholat ashar berjamaah. Usai sholat mereka menuju ruangan keluarga dan rheno memberikan kabar bahwa dia telah membeli tiket untuk nonton nanti malam. Nadia merasa senang mendengar nya dan melanjutkan menonton tv. Hingga pada malam hari nya mereka pergi menonton film romantis pilihan rheno. Sepanjang film itu diputar nadia terlihat serius menikmati film itu sampai-sampai menangis. Film telah selesai dan mereka bergegas untuk pulang. Dalam perjalanan pulang nadia bertanya tentang cerita film itu kepada rheno. “aku gak sampai habis nonton nya, aku sibuk nontonin kamu yang mewek aja” canda rheno. Nadia merasa kesal dan mencubit pipi rheno hingga merah. Mereka sampai dirumah dan bergegas untuk beristirahat.
       Hari sabtu pagi yang sangat cerah nadia terbangun lebih awal. Ketika dia terbangun merasakan mual yang tidak tertahan. Nadia berlari menuju kamar mandi dan bingung karena perutnya terasa tidak enak. Rheno terbangun mendengar suara nadia yang sedang mual-mual. Rheno bingung dan panik melihat nadia dan mengutuskan untuk membawa nadia ke rumah sakit. Setelah di periksa oleh dokter nadia telah hamil, itulah sebab istri anda mual”ujar dokter itu. rheno merasa senang kabar kehamilan nadia dan mengucapkan rasa syukur kepada allah. “jangan kenceng- kenceng meluknya nanti dede nya sakit” ujar nadia. Rheno merasa senang dan mencium perut nadia.
       Hari libur yang sangat menyenangkan bagi rheno karena mendapatkan kabar gembira dari istrinya. Sepulang dari rumah sakit rheno menuntun nadia dengan perlahan menuju ke kamar. Nadia beristirahat dikamar, sedangkan rheno melfon mama nya dan mengabarkan bahwa nadia telah hamil. “alhamdulillah,mama senang dengarnya  jaga baik- baik istri kamu” ujar mama nya. Rheno menutup telfon dan terdengar suara nadia memanggil dari kamar . rheno berlari menuju kamar “ada apa sayang?” tanya rheno. “ aku mau rujak” pinta nadia. Dengan secepat kilat rheno mencari pedagang rujak. Ternyata tidak jauh dari komplek rumahnya ada yang jualan disana. dan pada malam harinya mereka beristirahat karena besok masih ada aktivitas.
          Pagi hari rheno telah sampai dikantor dan belum ada tugas nya yang tertumpuk di meja kerja nya. Tiba – tiba telfon kantornya berdering dan ternyata telfon dari recepcionist kantor yang mengabarkan bahwa ada tamu untuknya. Setelah bertemu di ruangan ternyata tamu itu adalah si cewek penjual cake brownies itu. setelah perbincangan panjang itu, rheno menawarkan pekerjaan untuknya sebagai cleaning service. Karena merasa senang dan niat ingin bekerja cewek itu diterima bekerja. Pukul duabelas siang cewek itu berpamitan untuk pulang, sedangkan rheno menuju ke mushola yang letaknya ada di lantai dasar. Sampai dilantai dasar mereka berpisah. Usai sholat hp nya berdering dan ternyata telfon dari nadia yang ingin dibelikan soto ayam. “iya nanti aku pulang cepat,aku bawain ya” ujar rheno dan menutup telfon nya. Pukul tiga sore rheno menitip pesan kepada recepcionist kantor jika ada yang mencarinya untuk kembali lagi besok pagi. Rheno pun segera pulang dengan mobil nya dan berhenti di sebuah warung soto yang tidak jauh dari kantornya. Setelah mendapatkan soto yang dipesan oleh nadia dia bergegas pulang. Sampai dirumah rheno menemui nadia yang sedang tertidur di sofa ruangan keluarga dengan keadaan tv menyala. Dengan lembut rheno membangunkan nadia dengan perlahan. Nadia terbangun dan salam kepada rheno. Karena rheno merasa kasian  melihat keadaan nadia rheno menyuapi nadia untuk makan. Pada malam harinya nadia kembali meminta dibuatkan susu putih. Dengan sigap rheno membuatkan nya. Dan rheno tidak bisa tidur lagi, dia hanya menatap wajah nadia yang sedang tertidur lelap. Dengan lembut rheno menggenggam tangnnya dan menyelimutinya agar tidak kedinginan. Karena rheno tidak bisa tidur lagi, dia memilih membaca al-Qur’an sampai menunggu waktu datang subuh. Hingga pukul empat pagi rheno mendengar suara adzan dan bermaksud untuk membangunkan nadia,ternyata nadia sudah terbangun sedang menatap ke arah rheno yang sedang mengaji. “ baru mau aku bangunin, eh kamu udah disini” ujar rheno. Iya, abisnya aku denger ada suara orang ngaji eh ternyata kamu”jawab nadia. Rheno pun mengajak nya untuk sholat subuh berjamaah. Hingga pada akhirnya dia bingung kalau nadia hamil,tidak ada yang masak dsb. Dia mengutuskan untuk mencari pembantu sementara.
       Pagi harinya rheno telat datang ke kantor, dan dimeja kerjanya telah menumpuk kerjaan yang harus di klarifikasi. Dengan tabah rheno melawan ngantuknya dan mengerjakan semua tugas nya. Karena rheno direktur utama di perusahaan ini, dia dengan leluasa mengajukan perintakh kepada karyawan nya. Karena ngantuk tidak tertahan lagi rheno mencoba untuk ,ke lantai dasar menuju mushola untuk sholat duha. Setelah sholat dhuha dia melihat sebuah sepatu perempuan tertata rapih di rak sepatu, tetapi dia mengabaikan nya begitu saja. Rheno merasa lebih segar dan melanjutkan tugasnya. Pada pukul duabelas siang rheno mendapat kabar bahwa cewek baru yang ditetapkan sebagai CS telah datang. Rheno menuju lantai dasar untuk menemui cewek itu. “nama kamu siapa ? “ ujar rheno kepada cewek itu. “ santi pak,”singkat cewek itu. dengan gaya cool nya rheno menjelaskan tentang peraturan di perusahaan nya. “sekarang kamu temui bapak santo di lantai 1 untuk ambil seragam” pinta rheno kepada santi. rheno kembali menuju ruangan nya, sedangkan santi  sudah bisa mengerjakan tugasnya yang diperintahkan dari bapak santo. Tugas rheno telah selesai, tiba tiba dia teringat bahwa hari ini ada jadwal check up nadia. Dengan panik dia menuju turun ke meja recepcionist dan menuliskan sebuah pesan bahwa dia tidak ada dikantor.
         Sampai dirumah rheno mencari nadia, tetapi nadia tidak ada dikamar, rheno menuju ruangan pakaian kesayangan nadia karena dia tau kalau tidak dikamar nadia pasti disana. dan ternyata benar nadia sedang membuat design karyanya yang telah selesai. “waalaikumsalam. Kamu udah pulang kok gak salam” ujar nadia sambil menyindir. “aku tadi udah salam, tapi gak ada yang jawab ternyata kamu disini” jawab rheno. Karena nadia sudah tau rheno gak akan lupa bahwa hari ini harus check up kerumah sakit. Tidak lama kemudian rheno bergegas berganti pakaian dan berangkat menuju kerumah sakit. Sampai disana rheno merasa senang mendengar kabar dari dokter bahwa keadaan janin di tubuh  nadia sehat dan semakin membaik. Dengan kabar gembira mereka pulang untuk beristirahat.
         Sembilan bulan sudah setelah pernikahan mereka, rheno semakin sibuk dengan pekerjaan nya. Karena project pekerjaan nya dengan alfian mendapatkan keuntungan yang besar. Perusahaan rheno semakin dikenal dijakarta hingga masuk kedalam surat kabar bahwa perusahaan rheno menjadi pemegang investasi terbesar. Karena keberhasilan nya rheno mendapatkan penghargaan dari sebuah perusahaan swasta dan menjadi partner perusahaan nya. Sedangkan ditengah kegembiraan nya dia bergegas pulang untuk mengetahui nadia tentang keberhasilannya. Sampai dirumah nadia sedang menjerit kesakitan dan merasa ingin melahirkan. Rheno panik dan segera membawa nadia kerumah sakit.
          Sampai disana kebetulan rheno dikenal banyak orang karena berita yang beredar di surat kabar. Nadia mendapatkan pelayananan khusus dari rumah sakit yang dituju nya. Dan akhirnya terlahir seorang anak perempuan yang cantik. Rheno merasa haru melihat nadia yang terkujur lemas dan merasa bahagia telah lahir seorang anak dari hasil pernikahannya. Rheno merasakan bahagia dan bersyukur atas nikmat yang diberikan allah kepada keluarganya. Sementara nadia masih terbaring lemas di tempat tidur rumah sakit, rheno berpamitan untuk sholat. Rheno berdoa dengan penuh rasa syukur atas kejadian hari ini. Satu jam kemudian keadaan nadia membaik dan sudah bisa berbicara. Dengan kasih sayang nadia menggendong putrinya. Rheno merasa bahagia karena memiliki anggota keluarga baru. rheno mengabarkan kepada orang tua nadia dan orang tua nya bahwa atas kelahiran anak pertamanya.
          Satu minggu setelah kelahiran anak pertamanya rheno melakukan syariat agamanya untuk mengaqiqahkan anak nya dan memberikan nama untuknya. Setelah berunding bersama mereka memberikan nama untuknya yaitu “miftahul jannah nadhila” yang memiliki arti kunci surga. Mereka memberikan nama itu agar putrinya menjadi ahlul surga dan menjadi anak yang taat pada orang tua serta agama.
dua hari setelah kelahiran putrinya nadia mengadakan pameran design koleksi nya yang diselenggarakan di sebuah hotel berbintang. Karena hotel tersebut bekerja sama dengan perusahaan rheno acara nadia di buat dengan meriah dan penuh rasa hormat kepada rheno. Setelah meriset tempat itu mereka pergi untuk membelikan perlengkapan putri pertamanya, untuk anak kita apapun akan aku lakukan”ujar rheno. Nadia merasa sangat sayang kepada rheno yang semakin hari bertambah kuat sebagai pemimpin keluarga.
        Hingga hari penyelenggaraan pameran koleksi design nadia telah dimulai. Mereka duduk di baris depan bersama  nadhila dengan rasa penuh kasih sayang menggendong putri pertamanya,  ketika model yang memakai koleksi design nya telah selesai. Mereka menaiki panggung dengan rasa hormat dan berterimakasih atas kehadiran para hadirin. Rheno bangga memiliki istri seperti nadia yang kreatif,taat, dan memiliki semangat yang tinggi. Semua hadirin bertepuk tangan meriah kepada mereka. Setelah acara ini diselenggarakan dengan lancar, nadia mendapat job besar dari sebuah majalah untuk interview dan mengisi di sebuah acara workshop. Dengan rasa senang nadia menerima tawaran itu dan menjadi partner dari majalah itu.
           Esok pagi dihari rabu nadia ada janji untuk datang interview di sebuah kantor majalah. Rheno mengantarkan nadia menuju kantor majalah itu untuk melakukan interview, setelah itu barulah dia menuju kantor nya. Sesampainya dikantor rheno mendapat sambutan dari semua karyawan atas keberhasilan perusahaan nya dan istrinya yang ternyata seorang designer terkenal. Karena perusahaan  nya bertambah pesat, rheno merasa penuh syukur atas kenikmatan yang diberikan allah, hingga pada pukul sembilan pagi rheno melakukan sholat dhuha sebagaimana dia lapor diri kepada sang penciptanya. Usai sholat rheno melihat sepatu perempuan yang tertata rapih. Karena rheno penasaran siapa pemilik sepatu itu,dia menunggu pemilik sepatu itu selesai sholat. Lima menit kemudian keluarlah seorang perempuan dari mushola. ternyata pemilik sepatu itu adalah santi seorang CS baru dikantornya.”pagi pak rheno” ujar santi singkat. “pagi,santi ya” ujar rheno sambil terbangun dari tempat duduknya. Karena rheno telah mengetahui siapa pemilik sepatu itu dia merasa lega. Dengan heran dia bertanya kepada santi keberadaan nya di mushola, dengan jelas santi menjelaskan bahwa dia selalu sholat dhuha sebagaimana kita memohon kepada sang pencipta untuk memanjatkan apa yang kita pinta. Rheno merasa kagum karena ketaatan santi terhadap agama yang dipeluknya dia memberikan sedikit uang tip kepadanya. Tetapi santi menolak nya karena bapak saat ini sedang banyak biaya pengeluaran jadi bapak pegang aja” ujar santi. rheno semakin kagum kepadanya, karena itu rheno mengajak nya makan siang bersama.
       Pukul duabelas mereka telah selesai makan siang. Karena mereka berjalan berdua karyawan lain dikantor merasa bingung dengan kedekatan mereka. Seorang CS kok bisa ya jalan sama bos setara begitu”ujar salah satu karyawan dikantor ini. Karena mereka menjadi pusat perhatian di kantor, santi merasa risih dan memilih untuk sholat dzuhur di pantry. Karena rheno mengerti apa maksud nya santi, rheno segera menuju mushola. setelah sholat rheno kembali ke ruangan kantor untuk membereskan tas nya dan pergi untuk menjemput nadia. Setengah jam perjalanan, rheno sampai di kantor majalah itu dan mereka pulang dengan rasa bahagia. Sampai dirumah rheno bertanya soal keputusan dari majalah itu. nadia menjelaska bahwa aku jadi pengisi materi soal design hingga seratus episode dan aku udah terima biaya nya “ ujar nadia sambil menunjukan surat kontrak nya. Penuh rasa syukur rheno mengucapkan dan mencium kening nadia.
         Pagi ini adalah hari senin dan semua karyawan telah masuk ke kantor dengan disiplin, rheno merasa senang ketika sampai dikantor semua karyawan nya telah bekerja membantu nya. Karena rheno merasa bahagia tidak sungkan memberikan bonus kepada seluruh karyawan nya. Rheno berjalan menuju ruangan demi ruangan untuk memeriksa karyawan nya. Hingga sampai di pantry terdengar suara orang mengaji. Ketika rheno membuka pintu itu ternyata santi sedang mengaji di dalam. Rheno menutup kembali pintu itu dan meminta maaf karena mengganggu. Hari demi hari perusahaan rheno membaik. Hingga pada suatu hari terdapat seseorang menempelkan sebuah wacana bahwa ada kabar direktur dekat dengan seorang CS. Semua karyawan di kantor itu ramai membicarakan itu, ketika rheno sampai dikantor karyawan berbisik membicarakan nya. Karena rheno merasa tidak ada apa-apa dia mengabaikan nya saja.
      Sedangkan kabar gembira dari singapore, hani mendapatkan gelar sarjana nya dan ditetapkan sebagai mahasiswi terbaik di kampusnya. Hani merasa senang karena mendapatkan hasil memuaskan dan dia mengabarkan kepada nadia melalui surat.inilah isi surat dari hani kepada nadia.
Dear nadia,
nadia gimana kabar lo? Gue denger” lo udah punya anak perempuan ya? Selamat ya.... semoga sehat selalu
gue berhasil dapat S2 nad, alhamdulillah
anak gue juga semakin hari bertambah pintar. Alhamdulillah

                                                                     Hani

      satu minggu setelah kelulusan hani di singapore, hani meminta kepada suami nya untuk tinggal di indonesia. dan ternyata di izinkan dia merasa senang. Surat yang ditulisnya telah sampai kepada nadia dan telah dibaca. Nadia menelfon nya untuk datang kerumahnya yang berada di jakarta utara.
            Duahari setelah membaca surat yang ditulis hani untuk nadia, hari ini hani tiba dijakarta dan bermaksud mampir kerumah nadia. Hani merasa senang bisa bertemu dengan nadia yang sekarang telah memiliki anak dari hasil pernikahannya dengan rheno.
           nadia menjelaskan bahwa rheno sedang lembur dikantor, mungkin siang ini dia akan pulang” ujar nadia. Tidak lama kemudian rheno sampai dirumah dan melihat ada mobil terparkir; sampai di dalam rumah rheno terkejut melihat hani yang datang bersama suami nya. Dengan penuh rasa bahagia dia memberi selamat kepada hani. Mereka melepas kerinduan bersama setelah beberapa tahun berpisah, mereka saling menceritakan kehidupannya. Karena perbincangan mereka semakin serius mereka menjadi lupa akan sholat dzuhur. Rheno mengakhiri perbincangan dan mengajak mereka untuk sholat berjamaah di rumah nya. Usai sholat berjamaah hani mencoba memanggil suami nya yang masih menunggu di dalam mobil. Setelah turun dari mobilnya ternyata rheno mengenali wajah nya dan menebak namanya. Hani kaget melihat ke akraban rheno dengan suaminya yang selama ini tidak pernah cerita bahwa dekat dengan rheno. Rheno menjelaskan bahwa dia telah mengenal nya sudah lama dan sekarang menjadi partner di perusahaan nya. Hani hanya diam sambil memaparkan sedikit senyuman. Setelah itu mereka menjadi berbincang panjang dan sangat akrab seperti saudara sekandung. Karena hani masih ada tujuan selanjutnya yang ingin di datangi dia berpamitan kepada nadia untuk mengakhiri perbincangan mereka yang semakin asik. Akhirnya mereka berpamitan dan menuju kerumah orang tua hani di jakarta selatan. Sampai disana mereka melepas rindu dan merasa senang telah memiliki cucu dari anak perempuannya yang sukses kuliah di singapore. Hingga mereka memutuskan untuk bermalam disana.
      Hingga esok harinya rheno kembali bekerja dan memeriksa semua data di perusahaan nya. Ditengah kesibukannya dia sampai lupa melakukan sholat lima waktu dan mengabari istrinya untuk sholat. Sedangkan hani sedang sibuk mencari perumahan yang dijual di sekitar daerah jakarta bersama suaminya. Setelah berjalan dan mendapatkan info dari teman mama nya hani mereka mendatangi rumah tersebut. Rumah itu besar dan memiliki garasi yang sangat luas dengan dihiasi dengan beberapa pepohonan, terasa sejuk ketika melihat tema rumah itu dan halaman yang ditumbuhi pepohonan rindang. Hani merasakan nyaman ketika melihat halaman depan rumah itu. ketika ingin menemui pemilik nya ternyata dia pindah tidak jauh dari rumah yang di taksir nya. mereka berjalan menuju rumah yang di tunjuk oleh penjaga rumah itu. sampai disana hani merasa mengenali daerah rumah ini, dan ternyata benar pemilik itu tinggal bersebelahan dengan rumah nadia. Mereka bertemu dengan pemilik rumah itu, dengan kesepakatan yang kuat mereka resmi membeli rumah itu.  mereka berpamitan kepada pemilik rumah itu, ketika sampai di teras rumah hani melihat nadia keluar dari rumahnya. Hani menghampirinya” mau kemana nadia?” tanya hani. “ aku mau ke kantor rheno nih” singkat nadia. Hani menawarkan untuk naik mobilnya menuju kantor rheno karena kebetulan pulang melewati jalan itu. karena merasa tidak enak untuk menolak nadia menerima tumpangan nya. Mereka pun pergi meninggalkan rumah.

Sampai disana nadia menawarkan untuk masuk dulu ke kantor rheno untuk bertemu dengan nya. Tetapi hani menolak nya dengan lembut dengan beralasan bahwa anaknya telah menunggu nya dirumah. Hani pun pergi meninggalkan kantor rheno, sedangkan nadia masuk kedalam kantor rheno dan menemui recepcionist dikantor itu. setelah mendapat kabar dari telfon kantornya rheno berlari menuju ke lantai dasar untuk menemui tamu yang dikabarkan. Sampai disana rheno terkejut melihat nadia berdiri di depan meja recepcionist sambil menggendong putrinya. “sayang, kamu udah lama nunggu ? kenapa gak langsung ke ruangan aku aja” ujar rheno. Ya kan aku gak enak lah masa asal masuk aja, takut kamu lagi sibuk” jawab nadia. Karena rheno merasa kasihan dia menggendong nadhila menuju ruangan nya. Sampai di lantai dua semua karyawan dikantor ini tertuju ke arah rheno dengan nadia yang berjalan menuju ruangan nya. Saat itu rheno memperkenalkan nadia kepada karyawan kantornya. Dengan penuh hormat mereka memberikan salam dan senyuman kepada nadia. Mereka pun memasuki ruangan rheno, karena masih merasa bingung tentang kedatangannya dikantor rheno bertanya kepada nadia. “perasaan aku gak enak pas dirumah tadi, makanya aku kesini untuk lihat keadaan kamu” gerutu nadia. Rheno mencoba menenangkan nadia dengan memberikan segelas air putih kepadanya. Tiba-tiba nadia ingin buang air kecil dan meminta untuk ke kamar kecil sebentar. Rheno asik bermain dengan nadhila di ruangan kantornya. Nadia berjalan menuju kamar kecil dan melewati sebuah pantry nadia menghentikan langkahnya pada sebuah mading. Nadia melihat foto rheno bersama sandra seorang anggota CS baru di kantornya. Karena masih tidak percaya akan apa yang dilihatnya itu nadia pingsan. “pak... permisi ibu nadia pingsan di depan pantry” ujar pak kasino security kantor. Karena rheno panik mendengar kabar itu dia berlari menuju pantry dan memberikan nadhila kepada security itu untuk digendong nya. Rheno menggendong nadia ke mobil dengan sekuat tenaga dan membawanya kerumah sakit. Sampai disana nadia mendapatkan perawatan secara cepat. Setengah jam kemudian nadia tersadar dari pingsan nya. Rheno tidak berani mengatakan apa-apa kepadanya, karena kondisi nadia yang masih lemah. Rheno hanya menatap nya sambil menangis tersedu. Rheno menelpon hani untuk datang kerumah sakit, karena dia tau hani begitu dekat dengan nadia. Sampai dirumah sakit hani merasa panik karena mendengar nadia dirawat. Rheno menjelaskan kepada hani untuk menanyakan sebab pingsan nya nadia. Hani memeluk nadia dengan erat karena sedih melihat kejadian yang menimpanya. Setelah keadaan nadia membaik dia menanyakan sebab dia pingsan disana. nadia menjelaskan semuanya kepada hani sambil menangis tersedu. Hani mencoba menenangkan hani untuk bersabar atas ujian yang menimpanya.
      Pagi hari nya rheno pagi-pagi telah sampai dikantornya dan mengumpulkan semua karyawan nya di sebuah ruangan. Rheno marah kepada semua karyawan nya tentang foto yang terpampang di mading pantry. Semua karyawan dikantor itu ketakutan, mereka hanya menundukan kepalanya dan mendengarkan. Tetapi tidak ada satupun diantara mereka yang mengakui siapa yang menempel foto nya di mading. Tiba –tiba hani datang untuk menemui rheno di kantornya. Sampai disana rheno masih terlihat emosi, hani mencoba menenangkan fikirannya. Setelah meminum segelas air putih rheno merasa sedikit tenang. Hani meminta kepada rheno untuk bersabar dan tidak perlu memikirkan keadaan nadia bahwa hani akan tidur dirumah sakit untuk menemani nadia. Karena nadia masih shock atas kejadian yang dilihatnya, rheno masih menyimpan emosi dihatinya. Hani meminta kepada suaminya untuk menemui rheno dikantor untuk menenangkan fikiran nya. Setelah bertemu rheno sepakat akan ajuan dari suami hani untuk menyerahkan urusan ini kepadanya.
       Dua minggu berjalan rheno sibuk dengan urusan kantornya, sementara dia merindukan kehadiran nadia yang masih belum ingin bertemu dengannya. Suami hani telah menemukan siapa pelaku nya yang menempelkan foto nya di mading pantry dan membawanya ke kantor polisi untuk di tindak lanjuti. Dengan bukti yang kuat pelaku itu di tetapkan sebagai tersangka. Ternyata dibalik semua kejadian ini adalah sandra seorang anggota CS baru di kantornya. Sandra pasrah karena tidak tau lagi harus bagaimana cara nya mengungkapkan perasaan nya kepada rheno. Semenjak pertama bertemu dengan rheno sandra merasa jatuh cinta kepada rheno yang begitu baik kepadanya. Setelah menerima kabar itu rheno merasa lega karena permasalahan nya telah selesai. Karena ingin tahu keberadaan sandra suami hani mengantarkan rheno untuk mengunjunginya  di ruangan tahanan. Setelah bertemu disana sandra terlihat seperti orang gila, berteriak tidak jelas dan mengatakan bahwa dia cinta kepada rheno. Berdasarkan keputusan dari kepolisian bahwa sandra mengalami gangguan jiwa semenjak ditangkap oleh tim kami di kediaman nya. Rheno merasa senang kasus ini telah ditanggapi secara cepat oleh kepolisian dan berterimakasih kepada suami hani yang membantu nya. “ sekarang permasalahan nya sudah selesai, ini pertanda kalau lo harus lebih sigap dalam menyelesaikan masalah yang baru di dalam rumah tangga” ujar suami hani untuk menasehati. Rheno merasa kagum akan ketegaran nya dan memberikan nya satu hotel yang dikelola nya untuk di pegang olehnya. Dengan berat hati karena rheno memaksa nya untuk mengelola hotel itu suami hani menerimanya dan berterimakasih. Keadaan nadia membaik dan dia telah melakukan aktivitas seperti biasa dirumah dengan dibantu hani. Karena rumah hani yang tidak jauh dari rumah nadia dengan suka rela membantu nadia untuk merawat nadhila.
       Hari terus berjalan perusahaan rheno berjalan normal kembali. Namun ketika di akhir bulan rheno memeriksa soal pemasukan dan pengeluaran biaya di perusahaan nya. Setelah menerima data dari karyawan nya rheno mengalami kerugian yang sangat besar. Perusahaan nya jadi terbengkalai dan  mengalami penurunan drastis. kemudian rheno mendapatkan surat pengajuan dari beberapa partner nya untuk memutuskan bekerja sama dengan perusahaan yang di pimpin oleh rheno. Sedangkan nadia selalu mendoakan rheno agar diberi ketabahan dan dijauhkan dari orang –orang yang jahat. Nadia menangis ketika mengingat kejadian itu dan diminta untuk dihapuskan kejadian itu seakan tidak pernah terjadi. Rheno berubah menjadi seseorang yang pemarah. Nadia tabah menerima ujian yang menimpa pada rumah tangga nya dengan terus melakukan sholat yang wajib hingga sunnah.
       Rheno telah lupa akan kewajiban nya sebagai muslim. Karena fikiran nya semakin berat memikirkan masalah perusahaan nya telah mengalami kerugian. Setiap pulang kerja rheno selalu pulang malam dan tidak pernah lagi memberikan kecupan kasih sayang nya kepada nadia. Hingga suatu malam nadia terbangun dari tidurnya untuk sholat tahajud dan memohon dikuatkan menerima ujian ini. Selesai sholat nadia menyiapkan sarapan untuk rheno sambil mendengarkan radio islam yang kebetulan tema tausyiah pagi ini adalah menghadapi permasalahan dalam rumah tangga. Dengan serius nadia menyimak isi tausyiah itu. tidak lama kemudian rheno terbangun karena mendengar suara radio yang terdengar dari dapur, rheno memeluk nadia dengan erat dan meminta maaf atas kesalahan nya dalam membangun rumah tangga ini. Nadia merasa senang mendengar nya, dengan santun dan patuh kepada suami nadia menerima permohonan maaf nya diakhiri mencium tangan rheno. Rheno sadar bahwa dia telah salah terlalu santai dalam mengelola perusahaan nya dan mudah percaya dengan orang yang baru dikenal nya. Setelah kejadian itu rheno menjadi suka menyendiri karena dia membutuhkan waktu untuk mengoreksi diri.
      Sampai di kantor rheno telah siap menerima tugas yang akan dikerjakan pagi ini. Hanya ada beberapa map terlampir di meja kantornya, rheno melamun membayangkan dirinya akan hancur jika tidak kembali kepada sang penciptanya. Tiba-tiba datang tiga orang karyawan nya untuk mengundurkan diri dari kantor nya. Rheno hanya meminta mereka menaruh surat pengajuan nya di meja nya. Hingga pada pukul sembilan pagi rheno teringat akan kesalahan nya tentang foto nya bersama sandra, dia segera berlari menuju lantai dasar untuk mengumumkan kepada seluruh karyawan di perusahaan nya untuk sholat dhuha bersama. Karena mereka menghormati rheno selaku direktur utama di perusahaan nya mereka mengikuti saja. Setelah sholat mereka berdoa bersama untuk diberi ketabahan dalam ujian ini. Setelah itu mereka kembali untuk kembali ke meja kerjanya masing- masing. Tiba –tiba nadia datang ke kantor rheno untuk membawakan nya makan siang. Sampai diruangan nya rheno mereka makan bersama.
       Nadia merasa bersyukur karena rheno telah menjadi dirinya lagi. Dia menjadi seperti rheno yang selama ini dikenal nya. Usai makan siang mereka melakukan sholat dzuhur bersama di mushola yang terletak tidak jauh dari kantor rheno. Nadia mengabarkan kepada hani dan suaminya untuk berterimakasih atas bantuannya. Dengan senang hati mereka mendengar kabar itu dan mendatangi kantor rheno.
      Setelah sholat maghrib berjamaah mereka menuju sebuah restoran untuk makan malam bersama. Sampai disana terdapat live musik yang berlangsung seru. Band selanjutnya menaiki panggung dan ternyata band itu adalah payung teduh. “ nad, maju yuk kedepan” pinta hani. karena nadia merasakan bahagia band favorit nya tampil dicaffe ini. Terlihat dari belakang panggung seorang laki-laki menatap ke arah rheno sambil mengedipkan matanya. Di akhir lagu laki – laki itu naik keatas panggung dan memberikan support. “ kepada bapak rheno beserta istri yang ada di meja pojok sana, ini lagu spesial untuk kalian”ujar alfian sang manager dari band itu. dengan sempurna band itu membawakan lagu kesukaan hani dan rheno yang berjudul “berdua saja”. Nadia menangis menyanyikan lagu itu sambil merangkul hani membayangkan waktu masa sekolah dulu. Dan mereka telah berhasil melupakan masalah di dalam rumah tangganya. Karena rheno senang melihat nadia bisa tersenyum kembali dia menarik tangan suami hani ke depan panggung untuk ikut bernyanyi. Dengan senang hati mereka bernyanyi untuk melupakan masalah yang terjadi.
         Dua bulan kemudian perusahaan rheno kembali beranjak naik. Pagi ini rheno semangat datang ke kantor akan menyelesaikan segala masalah yang ada dihadapannya. Sampai di ruangan kantornya ada sepuluh map yang tertata rapih di meja kantornya. Setelah di periksa isi map tersebut adalah pengajuan dari kesepuluh perusahaan terbesar dari beberapa negara ingin bekerja sama dengan nya. Dengan rasa semangat rheno menandatangani surat itu dan mengucap rasa syukur atas nikmat yang diberikan kepadanya hari ini. Datang ketiga karywan kantornya yang pernah mengajukan untuk mengundurkan diri mereka kembali meminta surat itu untuk dikembalikan. “ untuk apa dikembalikan, kalian tidak akan saya lepas dan silahkan kembali ke meja kerja kalian “ ujar rheno sambil merobek surat itu. rheno mengabari nadia karena adanya peningkatan yang begitu pesat di perusahaan nya. Nadia merasa senang mendengar kabar dari rheno dan memberikan semangat kepadanya. “ karena segalanya yang telah hilang kini kembali lagi kepada kita, bahkan sepuluh kali lipatnya “ rheno mengucap rasa syukur dan memberikan bonus tambahan kepada karywan nya karena mampu bertahan disaat perusahaan nya diterpa cobaan.
     Hingga pada besok paginya rheno sengaja datang ke kantor agak siang. Karena ingin sholat dhuha bersama keluarganya dirumah sekaligus memberikan waktu luang kepada anak dan istrinya. Setelah sarapan pagi rheno mengucap rasa syukur atas kejadian demi kejadian yang dilewatinya, karena dibalik semua ini ada hikmah yang bisa di ambil. Hingga pada pukul sepuluh pagi rheno telah sampai dikantor, hanya sedikit tugasnya hari ini. Semua karyawan merasa senang atas ketegaran rheno sebagai pemimpin perusahaan ini, mereka menjadi lebih saling terbuka kepada rheno tentang keluh kesah nya dalam bekerja. Rheno menerima keputusan mereka dengan senang hati, dan perusahaan rheno kini meraih penghargaan yang kedua sebagai investasi terbesar dari beberapa negara. Dan perusahaan rheno perwakilan dari negara indonesia. suami hani merasa senang atas keberhasilan rheno yang bangkit dari keterpurukan hingga sampai titik ini. Rheno bersyukur atas kebahagiaa yang tiada henti datang kepadanya, akhirnya rheno membuat acara syukuran ditambah tausyiah agama yang di isi dengan ulama terkenal di indonesia. karena hari esok adalah hari kelahiran putrinya, rheno mengundang semua karywan kantornya untuk datang kerumahnya merayakan acara ulang tahun putrinya yang genap berumur dua tahun. Hani datang bersama anaknya dan suaminya untuk membantu acara dirumah nya.
      Hingga tujuh belas tahun kemudian nadia merasakan bahagia telah memiliki keluarga bersama rheno. Begitu juga hani yang bahagia karena anaknya beranjak dewasa setelah beberapa bulan kemarin berulang tahun. Kali ini adalah moment bahagia nadia dengan rheno putri nya telah berumur tujuh belas tahun, rheno berdoa agar putrinya menjadi anak yang solehah dan berbakti pada orang tuanya. “ semoga jadi pengganti mami nya dong pah “ ujar candaan nadia.” Janganlah mami nya cukup nadia aja, kalau jadi penerus maminya gapapa deh “ jawab rheno sambil tertawa. Keluarga mereka bahagia karena menjalani hidup bersama seseorang yang benar dicintai nya selama ini dan mereka kuat menghadapi ujian yang menghadang nya.
 
     Perusahaan rheno berkembang semakin pesat begitu juga perusahaan adam suami hani. sedangkan nadia mendapatkan kontrak dari beberapa majalah dan mengadakan pameran kesekian kalinya di tengah kehamilan nya. Hani telah memiliki anak ketiga dan dia bahagia menjadi sebuah dosen di kampus nya dulu dia kuliah.
     Satu minggu sebelum pameran itu diselenggarakan tepat bulan kesembilan kehamilan nadia. Rheno tidak lagi terlalu sibuk dikantor nya dan memilih untuk lebih banyak menghabiskan waktunya bersama keluarga. Saat asik berbincang dengan nadhila yang sekarang telah lulus SMA, terdengar suara nadhia berteriak kesakitan. Rheno segera membawa nadia kerumah sakit. Hingga hari pameran kostum terbaru nya nadia diselenggarakan dengan sederhana. Nadia merasa bahagia dengan keberanian nadhila yang menggantikan posisi nya saat pentas selesai. Rheno dan nadia menaiki panggung menghampiri nadhila sambil menggendong anak kedua nya. Dengan bangga mereka memberi hormat kepada hadirin dan memperkenalkan nadhila kepada hadirin yang hadir di acaranya. “ ini adalah pameran yang sangat spesial dalam perjalanan karir saya, karena selain bertambah dewasa nya putri kami nadhila ditambah lagi kelahiran anak kedua kami yang bernama andra alamsyah. Dan saya bersyukur memiliki suami yang kuat dan tampan yang menemani saya diatas panggung ini karena dialah sosok anugerah terindah yang saya miliki. Sekali lagi terimakasih atas nikmat yang allah berikan kepada keluarga kami dan saya bangga menjadi diri saya sendiri akan terus mencintai keluarga ini hingga ujung waktu hidup saya” ujar nadia dalam pidato nya usai pameran. Hani menaiki panggung kemudian bersalaman dengan nadia hingga meneteskan air mata. Begitu juga adriana naik keatas panggung yang datang juga di acara itu kemudian mereka berpelukan.
“jangan pernah mengikuti emosi jika tidak ingin merasakan begitu dahsyatnya tampara ombak laut menerpa kapalmu” ujar rheno

(SELESAI)



Judul NOVEL : HINGGA UJUNG WAKTU
Novel : novel romantis

Penulis : RIZKY ALFIANSYAH

Tidak ada komentar:

Posting Komentar