NOVEL HARI INI, ESOK DAN SETERUSNYA

Rabu, 15 Maret 2017

CERPEN TOMBOY VS LUGU

Pada pagi hari yang cerah disebuah sekolah terdapat seorang siswi terkenal tomboy.berawal dari cara berjalan,berteman hingga penampilannya. Namanya TARI PUTRI DEWI,dia duduk dikelas dua smp. Tetapi meski dikenal tomboy dan nakal dia adalah murid kesayangan guru-guru disekolahnya.
    “Kriiiiiiing”bel masuk berdering.pelajaran pertama telah dimulai,pagi ini adalah jam pelajaran matematika. Gue seneng banget sama pelajaran ini karena banyak tantangan dari setiap soal yang diberikan. Ditengah penjelasan pelajaran tiba-tiba pak taufik menunjuk salah seorang murid yang sedang tertidur untuk maju kedepan mengerjakan soal yang ada di papan tulis. Dia adalah ryan cowok yang super nyebelin di kelas ini. Dengan wajah kusam ryan melangkah kedepan. Lima menit sudah dia hanya berdiri menatap papan tulis dan pak taufik meminta ryan untuk berdiri didepan sampai pelajaran berakhir. Karena ryan tidak bisa menjawab soal tersebut tari mengangkat tangannya untuk bersedia menjawab soal yang ada di papan tulis. Pak taufik senang melihat keberanian tari, dan semua soal habis dijawab. Karena semua jawabannya benar tari diminta untuk kembali menuju tempat duduknya. Tari kembali ke tempat duduknya sambil menatap ke arah ryan kemudian mengejeknya.  Pelajaran kembali dilanjutkan, pak taufik kembali menuliskan soal untuk dicatat sebagai pekerjaan rumah. Dengan sigap tari mencatat semua soal yang diberikan,tidak lama kemudian bel tanda akhir pelajaran berdering ryan diminta untuk kembali ke tempat duduknya.
        Jam pelajaran selanjutnya adalah sejarah, kali ini adalah pelajaran yang paling dibenci oleh tari. Karena bikin ngantuk dan berbelit – belit harus membaca sampai mengingat tahun kejadian sejarah itu. tari membuka buku nya namun fikiran nya tidak ada didalam pelajaran. Sedangkan ryan sedang sibuk memperhatikan pelajaran. Ditengah lamunan nya tari memikirkan bahwa dia akan jadi seorang musisi rock n roll terkenal. Disana dia menjadi seorang gitaris nya sedang melakukan aksi nya diatas panggung, dan para fans nya berteriak melihat aksi nya disana. sedang asik melamun tari di kejutkan oleh ryan dengan menepuk pundak nya dari belakang. Tari terkejut dan berdiri dari tempat duduknya sambil bergaya  sedang memainkan gitar. “gila lo ya “ ujar ryan melihat tingkah laku tari. Akhirnya tari sadar dari lamunan nya dan dia menatap kearah ryan yang kebingungan melihat nya. Karena jam pelajaran telah selesai, tari dengan percaya diri berjalan menuju kantin sekolah begitu saja dan menganggap tidak ada apa-apa. Ryan hanya menggelengkan kepalanya sambil meninggalkan kelas untuk istirahat.

       Sepuluh menit sebelum bel masuk tari masih sibuk bergurau dengan teman-temannya di kantin.  Ryan datang menghampirinya untuk mengajaknya ke kelas karena sebentar lagi  bel masuk. Tetapi tari mengabaikan ajakan ryan dengan menatapnya dengan sinis. Karena bel masuk telah berdering ryan segera kembali menuju kelas. Jam pelajaran selanjutnya telah berakhir tetapi tari masih belum terlihat di tempat duduknya. Ryan merasa khawatir mencoba mencari nya dengan alasan ke kamar kecil.  Sampai di sebuah tangga terlihat guru piket sedang menghukum beberapa murid dilapangan dengan jalan jongkok. Karena terhalang sebuah pepohonan dihadapannya ryan turun dari tangga itu dengan langkah pelan. Dan ternyata yang dihukum adalah tari bersama teman geng nya. Karena dia takut mendapatkan hukuman juga ryan bergegas kembali ke kelas.
         Hingga jam pelajaran bahasa indonesia dimulai barulah mereka kembali ke kelas. Dengan wajah lusuh berkeringat tari kembali duduk untuk kembali melanjutkan pelajaran. Ryan tidak berani menatap kearah mereka karena takut dianggap sok peduli. Ryan kembali mendengarkan pelajaran yang dijelaskan gurunya. Diakhir pelajaran gurunya mengumumkan tentang kisi-kisi untuk ujian kenaikan kelas. Ryan sibuk mencatat semuanya dengan lengkap,  sedangkan tari masih mengibaskan bukunya untuk mengeringkan keringat nya yang masih bercucuran. Hingga pada jam pulang sekolah, tari menunggu ryan didepan gerbang sekolah dan menghentikan sepeda nya. Dengan wajah polosnya dia memberikan buku catatan nya kepada tari untuk dipinjam kan. Usai kejadian itu mereka pun pergi meninggalkan gerbang sekolah.  
          Besok pagi langit terlihat mendung,  ryan bersemangat mengkayuh sepedanya agar tidak terlambat datang kesekolah. Sedangkan tari dengan tenang menikmati perjalanan nya ke sekolah di antar oleh supir. Ditengah perjalanan ryan melewati jalan berbatu yang menyebabkan ia terjatuh. Dia coba bangun dan kembali menaiki sepedanya, tetapi ban sepedanya bocor tertancap paku ketika melewati jalanan berbatu. “stop pak” ujar tari sambil membuka kaca mobilnya. Tari turun dari mobil nya dan menghampiri ryan yang masih duduk di jalanan dengan baju lusuhnya karena noda tanah yang menempel. “hei...ikut mobil gue aja biar gak telat” pinta tari sambil menuntun sepeda ryan. Tanpa menolak ryan menerima ajakan tari untuk menaiki mobilnya. Sampai di sekolah mereka pun turun dari mobil nya tari.”pak sepedanya nanti tolong dibawa ke bengkel ya “ pinta tari kepada supirnya. “baik non” ujar supirnya tari sambil meninggalkan sekolah. Tari menuntun ryan ke ruangan kesehatan disekolahnya untuk segera di obati. Setelah ryan di obati luka nya tari meminta agar dia istirahat dulu. Tari mengembalikan buku catatan ryan kemudian pergi menuju kelas.
             Jam pelajaran telah dimulai setelah absen kehadiran. Ketika nama ryan dipanggil tari dengan jelas memberitahu kalau dia ada di ruangan kesehatan. Tidak lama kemudian datang guru UKS membawa surat izin ryan karena sedang perawatan di ruangan kesehatan.pelajaran kembali dilanjutkan hingga bel istirahat. Seperti biasa tari kumpul bersama teman gengnya di kantin. Sedangkan ryan masih terbaring di ruangan kesehatan. Karena ryan masih terlihat lemas akhirnya guru UKS menghubungi orang tua ryan untuk dijemput ke sekolah. Karena terkejut mendengar kabar itu orang tua ryan menuju sekolah dengan menggunakan ojek. Guru UKS menjelaskan tentang keadaan ryan dan mengabarkan kalau dia terjatuh dijalan kemudian ditolong oleh temannya. Karena masih panik orang tua ryan membawanya pulang.
            Jam pelajaran telah berakhir, tari sudah ditunggu supirnya didepan sekolah sambil memegang sepeda ryan yang telah di bawa ke bengkel. Tari turun menuju gerbang sekolah dan memilih untuk pulang membawa sepeda  itu setelah mengetahui kalau ryan udah dijemput orang tuanya,.sesampai nya dirumah orang tua tari kebingungan tentang sepeda yang terparkir rapih di halaman rumahnya. Tari menjelaskan sebab ada nya sepeda itu dan bergegas istirahat menuju kamarnya. Dan hujan turun deras yang menyebabkan tari tertidur pulas.
            Pagi hari nya usai sarapan bersama keluarga tari berpamitan untuk berangkat ke sekolah. Sampai di sekolah tari bertemu dengan teman geng nya untuk menyalin pekerjaan rumah yang belum selesai. Setelah mengerjakan tugasnya tari menghampiri heri  teman sebangku nya ryan untuk menanyakan tentang ryan yang belum datang. Heri menjelaskan bahwa ryan masih terbaring sakit dirumahnya karena lukanya belum sembuh. Tari meminta alamat rumah ryan kepada heri teman sebangkunya. Setelah mendapatkan alamatnya tari kembali ke tempat duduknya.
           Kriiiiiing “ bel pulang sekolah, tari bergegas menuju gerbang sekolah mencari supirnya untuk pulang. Setibanya dirumah tari mengganti seragam sekolahnya kemudian berpamitan menuju rumah ryan menggunakan sepeda. Sampai dirumah ryan ternyata benar dia masih lemas di tempat tidurnya. Karena kakinya memar terbentur batu waktu dia terjatuh ryan masih belum bisa berjalan. Usai menjenguk ryan tari menemui mama ryan dan bermaksud untuk mengembalikan sepeda ryan yang telah di perbaiki sekaligus memberikan uang untuk biaya berobat ryan. Karena terharu melihat sikap tari kepada ryan mama nya berterimakasih kepada tari dan memberikannya sebuah kue untuknya. Tanpa menjawab apa-apa tari menerima pemberian itu dan berpamitan pulang. Di depan teras rumah ryan, tari menelpon supirnya untuk minta dijemput di rumah ryan. Sepuluh menit kemudian sampailah supirnya dan tari bergegas pulang karena hari semakin sore.
      Dua hari ryan belum kunjung masuk sekolah, teman –teman nya mengumumkan untuk menjenguk ryan usai pulang sekolah. Sampai disana ryan  merasa senang karena teman – temannya datang membawa makanan dan menghiburnya. Keadaan ryan mulai membaik karena ternyata dia hanya kecapean kemarin usai membantu mengantarkan kue dagangan mamanya. Karena takut terlambat dia melewati jalan pintas, dijalan itu berbatu dan ryan terjatuh.”udah yan gapapa, semangat terus ya cepet sembuh biar bisa masuk sekolah lagi” ujar ketua kelas nya. Nasihat ketua kelas mereka mengakhiri obrolan. Mereka bergegas pulang menuju rumahnya masing-masing.
       Pagi harinya ryan telah sembuh dari sakitnya, dengan semangat mengkayuh sepeda tua nya menuju sekolah. Dia tidak lagi melewati jalan pintas itu karena takut terjatuh lagi. Dia melewati jalan raya yang biasa dilewati tari untuk menuju sekolahnya. Tiba – tiba ada suara memanggil namanya dari kejauhan, dan ternyata itu tari yang memanggilnya sambil mengkayuh sepedanya mencoba mengejar ryan. Akhirnya mereka sampai di sekolah dan memarkirkan sepedanya di dekat mushola. ryan masih bingung melihat tari yang datang ke sekolah menggunakan sepeda. Tetapi tari mengabaikan saja sambil berjalan menuju kelas. Teman – teman yang lain merasa senang melihat kehadiran ryan yang sudah kembali masuk sekolah. Karena satu minggu lagi adalah hari ujian kenaikan kelas. Dan mereka akan naik kelas tiga smp.
       Usai pulang sekolah, tari meminta untuk pulang bareng bersama ryan.  Separuh jalan menuju rumah mereka, ryan bertanya “tari , kamu kok naik sepeda,  kan enakan diantar supir ? “ tanya ryan. Tari menjelaskan bahwa naik sepeda itu sehat jadi gak perlu bermacet di jalanan. Lagian lo kan jadi ada temennya kalau berangkat sekolah “ ujar tari sambil melirik. Ryan hanya mengangguk sambil mencoba tidak menatap tari. Di sebuah pertigaan jalan mereka berpisah. Sampailah mereka dirumahnya masing-masing.
      Hingga pada hari ujian kenaikan kelas dimulai, mereka telah siap menghadapi ujian dengan baik. Semua persyaratan telah dilengkapi mulai dari seragam, peralatan ujian , hingga kartu ujian. Hari pertama ujian adalah mata pelajaran matematika. Tari dengan pedenya dia akan mendapatkan nilai terbaik dikelasnya. Sedangkan ryan merasa tidak percaya diri akan menghadapi soal yang sulit atau mudah. Hingga pada pulang sekolah ryan seperti biasanya mengkayuh sepedanya untuk menuju sebuah warung untuk mengambil uang setoran kue daganga mama nya. Karena ryan sudah ditinggal oleh ayahnya sejak umur lima tahun, hanya mama nya yang masih bisa membiayai sekolah nya. Sedangkan tari tidak lagi menggunakan sepeda kesekolah .
         Hari terakhir ujian sekolah yang akan menentukan kenaikan kelas,mereka telah merasa sedikit lega karena akan segera hari libur. Pada jam istirahat tari menghampiri heri yang sedang duduk sendiri dikelas. Tari bertanya sebab ryan terjatuh waktu beberapa hari kemarin. Heri menjelaskan kepada tari yang penasaran. Karena tari masih penasaran usai pulang sekolah dia mengikuti ryan dari kejauhan. Tari pun sekarang tau siapa ryan sebenarnya dan menjadi haru ketika melihat ryan membawa tempat kue. Esok harinya tari berangkat menggunakan sepeda nya dan menunggu ryan di warung itu. dan ternya benar ryan datang menghampiri warung itu untuk menaruh dagangan mamanya sebelum berangkat sekolah. karena waktu menunjukan pukul tujuh, mereka terlambat datang kesekolah. Mereka dihukum membersihkan lapangan hingga jam pelajaran pertama selesai. Mereka menjalani hukuman itu dengan cekatan. Karena tugas mereka telah selesai, jam pelajaran belum berakhir mereka mengutuskan untuk duduk dipinggir lapangan. Tari menjadi sedikit care kepada ryan sambil menatap nya tanpa berkedip. Ryan gugup melihat tingkah laku tari yang mulai berubah kepadanya. Dan tiba-tiba bel tanda akhir pelajaran pertama berdering. Mereka pun menuju kelas.
         Hingga pada jam istirahat sekolah, tari tidak lagi berkumpul bersama teman geng nya di sekolah. dia memilih untuk istirahat bersama ryan dan ngobrol akrab seperti sudah berteman lama. Mereka akhirnya menjadi teman baik. Hingga pada hari dimana semua murid datang ke sekolah bersama orang tuanya untuk mengambil raport. Setelah melihat hasilnya ryan mendapat peringkat pertama dikelasnya dan tari menjadi peringkat kedua. Karena tidak terima menerima hasil yang diterimanya tari datang menghampiri ryan untuk protes kalau yang seharusnya dia yang mendapat peringkat pertama. Karena keputusan itu telah ditetapkan tari menjadi kesal kepada ryan. Mereka pun berjaga jarak.
            Liburan sekolah telah tiba, tari tidak ada aktivitas selain bermain komputer yang ada dikamarnya. Sedangkan ryan sibuk membantu menjual dagangan mamanya. Pada pukul sepuluh pagi tari mencoba untuk berjalan –jalan dengan sepedanya disekitar komplek rumahnya. Tari berhenti mendadak disebuah pertigaan jalan karena melihat ryan sedang mengantar pesanan kue untuk pelanggan mama nya. Dengan bermaksud ingin cari tahu aktivitas ryan dihari itu tari mengikuti ryan. Hingga pada sebuah taman di dekat komplek itu ryan berhenti dan duduk disana sambil membuka buku pelajaran. Karena penasaran tari menghampirinya dan menemuinya. Ketika ryan melihat kehadiran tari dia terkejut dan langsung pergi meninggalkan taman itu.
          Hingga pada esok harinya tari kembali datang ketaman itu untuk memastikan ryan akan datang lagi ketaman itu. tiba- tiba ryan datang dengan membawa kotak kue dagangan mamanya yang belum habis. Dia terlihat sedih karena kuenya belum habis terjual. Karena merasa kasihan tari menghampiri ryan. Kemudian tari bertanya mengapa wajahnya terlihat sedih. Dan ryan menjelaskan alasan dia sedih karena dagangan nya belum terjual. Tanpa bicara lagi tari memberikan uang kepada ryan. “ untuk apa ini tari ?” ujar ryan sambil menatap tari. Gue beli semua kue itu “ ujar tari sambil mengambil kotak kue yang dipegang ryan. Karena senang mendengar perkataan tari ryan mengucapkan terimakasih dan memberikan permintaan apa saja kepada tari untuk dia lakukan sebagai tanda terimakasih. Tetapi tari hanya meminta ryan untuk datang kerumahnya besok sore. Karena permintaan tari bisa di mengerti, ryan pun menerima permintaan untuk datang kerumahnya.
           Sore hari yang hangat di sinari matahari ryan mengkayuh sepedanya menuju rumah tari. Sepuluh menit perjalanan ryan sampai di rumah tari dan memberikan salam kepada orang tuanya.  Ryan diminta untuk menunggu diruangan tamu. Tidak lama kemudian datanglah tari dengan baju yang dihiasi bunga-bunga menghampiri ryan. Tari menjelaskan sebab dia meminta ryan untuk datang kerumahnya untuk belajar bersama dan bertanya bagaimana cara dia belajar mendapatkan nilai bagus di raportnya. Karena ryan termasuk orang yang menepati janji dia menjelaskan semua nya dengan lengkap. Dan pada akhir percakapan mereka, tari bertanya tentang kehidupan nya sekarang. Ryan menundukan kepalanya sambil mengatakan bahwa dia malu untuk menceritakan nya. Tari menggenggam tangan ryan dan meminta ryan untuk menceritakan nya dengan jujur. Karena ryan merasa tidak enak kepada tari akhirnya dia menceritakan nya. Usai mendengarkan ceritanya tari meminta maaf atas kesalahan nya ketika di hari pembagian raport itu. dengan nada rendah ryan mengatakan bahwa sudah melupakan kejadian itu. karena hari semakin sore ryan berpamitan untuk pulang dan berterimakasih telah mengizinkan nya datang kerumahnya.
               Usai sholat maghrib tari berkumpul di ruangan keluarga untuk nonton televisi. Di tengah suasana hangat  itu tari meminta kepada orang tuanya untuk dibelikan sepeda baru. Karena papa nya tari adalah seorang direktur di sebuah perusahaan ternama dijakarta akhirnya menuruti permintaan tari. Orang tua tari menjadi sedikit heran karena adanya perubahan dari tari. Hingga pada besok pagi tari diantar oleh orang tuanya menuju ke sekolah. sedangkan dengan ryan masih mengkayuh sepeda tua nya menuju sekolah. hingga di suatu jalan menuju sekolah tiba-tiba hujan deras, ryan mencari tempat untuk berteduh. Karena waktu menunjukan pukul tujuh pagi ryan terlambat menuju sekolah. akhirnya ryan memutuskan untuk tetap  melanjutkan ke sekolah,hingga sampai disana gerbang sekolah telah tertutup rapat. Karena tidak bisa masuk sekolah, ryan akhirnya pulang dengan bajunya yang basah kuyup. Sedangkan orang tua tari segera menemui wali kelas nya untuk bertanya tentang perubahan pada anaknya. Usai mendapat penjelasan dari wali kelas nya akhirnya mereka pulang.
             Jam pelajaran kedua dihari ini, tari masih bingung karena tidak melihat ryan dikelas. Karena khawatir dia datang ke UKS untuk meminta nomor telpon rumah ryan. Setelah di hubungi dan mamanya yang mengangkat telpon itu menjelaskan sebab ryan tidak masuk sekolah. karena telah jelas mendapatkan berita tentang ryan akhirnya usai pulang sekolah tari menuju rumah ryan diantar supirnya. Terlihat ryan sedang duduk melamun di sebuah bale kayu. Ryan terkejut kedatangan tari dirumahnya dan mempersilahkan tari untuk duduk. “lo kenapa kok melamun ? tanya tari kepada ryan. Gapapa kok, saya Cuma sedih aja dihari pertama masuk sekolah dengan kelas baru malah telat” udah gak usah sedih lagi, kan ada gue disini sekarang “ ujar tari. Ryan hanya diam sambil melirik ke arah tari. “ oiya besok berangkat sekolah bareng gue ya nanti dijemput sama supir” pinta tari. Karena merasa tidak enak kalau menolak ajakan nya akhirnya ryan menerima nya dengan senang.

         Pukul enam pagi hari tari sudah sampai di rumah ryan untuk berangkat sekolah bersama. Setelah berpamitan dengan mama nya ryan mereka berangkat menuju sekolah. setengah tujuh pagi mereka sudah sampai di sekolah dan mereka masuk kedalam kelas. Hingga akhirnya pada jam istirahat tari menelpon supirnya untuk membawa sepeda baru yang dibelikan oleh orang tuanya ketika menjemput nya di sekolah. ryan masih sibuk dengan buku bacaan nya yang berjudul  sebuah usaha melupakan karya cipta boy chandra. Hingga pada pulang sekolah, tari meminta kepada ryan untuk pulang bersama. Karena  merasa merepotkan tari akhirnya ryan memilih untuk berjalan kaki. Hingga di sebuah jalan tari melihat ryan sedang berjalan kemudian jatuh pingsan. Karena tari panik melihat kejadian itu segera membawa ryan kerumah sakit. Satu jam kemudian ryan siuman dari pingsan nya. Tari mencoba menenangkannya kalau dia sekarang udah ada di rumah sakit. Usai diperiksa oleh dokter dan menerima hasilnya penyebab ryan pingsan karena kelelahan kemudian dia memiliki penyakit maagh. Setelah menerima resep dari dokter akhirnya ryan di izinkan pulang.  Pukul 5 sore mereka tiba dirumah. Mama nya panik karena ryan belum pulang. Setelah melihat keadaan ryan menjadi sedikit lega. Akhirnya tari membiarkan ryan untuk beristirahat dan memberikan sepeda baru untuk ryan kepada mamanya.
        Hingga esok paginya ryan sudah bisa masuk sekolah lagi, tari datang menghampirinya untuk menanyakan keadaan nya sekarang. Ditengah obrolan ryan mencetuskan sebuah kata karena perubahan tari. Karena tari tadinya sangat tomboy menjadi lebih lemah lembut. Penampilannya juga berubah, lebih feminim tidak seperti biasanya.” Mmm... nanti deh gue jelasinnya, gue tunggu lo di taman dekat kompleks” pinta tari meninggalkan ryan. Karena mereka baru saja naik kelas jam pelajaran masih kosong dikarenakan jadwal beserta buku paket belum dibagikan kepada murid- murid. Tidak lama kemudian bel pulang sekolah berdering. Mereka pun bergegas pulang. Setelah usai mengambil uang setoran dagangan mama nya ryan menuju taman itu. dan ternyata tari sudah ada disana sedang duduk dibangku taman. Akhirnya mereka bertemu dan memulai perbincangan nya soal pertanyaan ryan di sekolah. tari menjelaskan perubahan nya ini karena seorang cowok yang selalu perhatian dan menjaganya di sekolah. dia memang terlihat kalem dan berbakti kepada orang tuanya. Karen itu gue berubah karena kagum dengan kegigihan dia menjalani kehidupannya. Sedangkan gue tidak diperhatikan sama orang tua gue, mereka sibuk dengan kerjaan nya masing- masing. Dan diakhir penjelasan nya tari menunjukan bahwa cowok itu adalah ryan. Karena merasa malu ryan hanya menundukan kepalanya sambil memikirkan bahwa dia sebenarnya suka kepada tari. Tetapi tari mendahului perkataan itu kepada ryan sambil menggenggam tangannya. Ryan merasa senang mendengar kabar itu, dia memetik setangkai bunga kemudian diberikan kepada tari sambil menyatakan cintanya. Karena mereka sama – sama suka dan mereka berpacaran.
          Hingga esok pagi harinya mereka berangkat ke sekolah dengan menggunakan sepeda. Dengan hati gembira mereka menuju sekolah sambil bercanda. Hingga tiba di sekolah teman-teman geng tari merasa heran melihat perbedaan dari diri tari. Karena tari merasa bahagia menjadi diri nya yang sekarang , dia melupakan soal cita- citanya menjadi seorang gitaris dan memilih menjadi pacar seorang tukang kue. Pada jam istirahat tari membantu ryan menjual kue buatan mamanya hingga laris terjual tidak tersisa satupun. Mereka menghitung hasil penjualannya dan tari menambahkan sedikit rezeky untuk ryan sebagai sedekah. Karena merasa berterimakasih kepadanya ryan berniat memberikan kejutan kepada tari. Ryan meminta kepada tari untuk bertemu di taman itu pada hari sabtu. Pelajaran kembali dilanjutkan dengan baik. Mereka berlomba dalam mendapatkan nilai terbaik, tidak lama kemudian bel sekolah berdering. Mereka pun pulang bersama.
      Pada hari sabtu dimana ryan akan memberikan kejutan kepada tari. Ditaman itu ryan telah menyusun semua nya menjadi romantis. Tidak lama kemudian tari sampai disana dan terkejut melihat taman itu menjadi indah. Ditaman itu obrolan mereka menjadi serius dan ryan memberikan sebuah hadiah kalung kepada tari. Setelah dipakaikan ke leher tari dan terlihat cocok untuknya. Karena hari semakin sore mereka pun bergegas pulang. Ditengah perjalanan pulang tari merasa tidak enak seperti akan ada kejadian yang menyedihkan terjadi. Tetapi dia menghiraukan perasaan itu dengan melanjutkan mengkayuh sepedanya kerumah. Sedangkan ryan ditengah kebahagiaan nya karena telah memberikan kebahagiaan kepada tari. Pada suatu jalan dia menghayalkan tentang kejadian tadi. Terlihat dari kejauhan ada sebuah mobil melaju dengan kencang menuju ke arah ryan. Karena lamunan nya ryan tertabrak oleh mobil itu yang menyebabkan dia terluka. Karena pengendara mobil itu baik dia segera membawa ryan menuju rumah sakit. Hingga di ruangan ICU nyawa ryan tidak dapat ditolong. Karena luka dikepalanya menyebabkan darah terus mengalir keluar dan ryan kekurangan darah menyebabkan dia meninggal. Karena sedih mendengar keputusan dari dokter supir itu membiayai semua perawatan ryan dan mendatangi rumah ryan setelah melihat alamat rumahnya pada kartu pelajarnya. Kerena merasa haru supir itu mencoba tenangkan mama ryan yang menangis sedu karena mendengar kabar itu. hingga pada sore itu jasad ryan segera dimakamkan. Dan supir itu memberikan sebuah hp dan tas sekolah ryan yang disimpannya sambil menyelipkan sebuah amplop untuknya.
       Hingga besok pagi hari di sekolah tari datang dengan wajah bahagia karena akan bertemu dengan ryan dan ingin mengucapkan terimakasih kepadanya. Heri dengan berat hati mengabari tari bahwa ryan telah meninggal. senyuman tari hilang dan meneteskan airmata setelah mendengar kabar itu. tiba tiba wali kelas kami masuk kedalam kelas untuk mengabarkan bahwa wafat nya ryan kemarin sore sekaligus mengajak semua murid untuk melayat ke makam ryan. Sesampainya disana mereka mendoakan agar ryan diterima disinya dan diterima amal kebaikannya. Usai mendoakan nya mereka kembali menuju sekolah. jam pelajaran terakhir telah dimulai, tari merasakan sedih saat itu karena setiap pelajaran ini dia berlomba untuk mendapatkan nilai terbaik dalam mengerjakan soal yang diberikan bersama ryan. Pada saat pulang sekolah tari dengan kencang mengkayuh sepedanya menuju makam ryan. Dia menangis haru masih tidak percaya atas kepergian ryan. Tiba tiba datang heri  yang kebetulan lewat jalan itu mencoba menghampiri tari. “ sabar tar, ikhlasin kepergian nya ryan biar dia tenang disana “ ujar heri untuk menenangkan tari. Dengan lapang dada tari mencoba mengikhlaskan kepergian ryan. Setiap hari sabtu tari datang mengunjungi makam ryan untuk melepas rindu dan menaruh sebuah bunga diatas pekarangan makam itu. pada hari ke empat puluh tari masih sering mendatangi makam ryan, tiba – tiba ada sosok berjubah putih dan melambaikan tangan nya kearah tari. Ternyata sosok itu adalah arwah ryan yang sedang tersenyum melihat kearah tari. Disana ryan menghampiri tari dan mengatakan bahwa dia bahagia kalau melihat tari kembali tersenyum. Ryan memohon kepada tari untuk mengikhlaskan kepergiannya agar dia bisa tenang disana dan kirimkan doa untukku disaat kamu merindukan kehadiranku. Usai menyampaikan pesan itu sosok itu hilang begitu saja. Karena tari tidak ingin mengecewakan ryan, dia melakukan semua permintaan itu. dan akhirnya ryan bisa kembali tersenyum meski berada dialam berbeda.
Selesai

Judul cerpen :  Tomboy vs lugu
Jenis cerpen : cerpen cinta romantis

Penulis : RAL

Tidak ada komentar:

Posting Komentar